Minggu, 13 Juli 2014

Kelebihan dan Kekurangan Website Statis & Website Dinamis

Website Statis & Website Dinamis

Website Dinamis (Dynamic Website) adalah jenis halaman web yang disusun oleh konten dan layout yang kaya akan informasi didalamnya. Dinamakan website Dinamis karena kontennya dapat berubah-ubah. Dengan kata lain, adanya program yang berjalan untuk mengatur perubahan data yang ditampilkan dalam website Dinamis tersebut. Halaman web yang dibuat dengan menggunakan bahasa server seperti PHP, Perl, ASP, ASP.NET, JSP, ColdFusion dan bahasa yang lainnya. Jenis website Dinamis ini sangat cocok untuk website E-Commerce yang membutuhkan update data secara terus menerus. Dalam pemeliharaan website Dinamis pun lebih mudah daripada Website Statis karena dapat menggunakan Content Management System (CMS).
Kemudian, website Statis (Static Website) adalah sebuah website yang kontennya statis / tidak berubah-ubah. Sekali dibuat dan online di Internet, pada umumnya website tersebut tidak dapat diubah kecuali diubah secara manual melalui pengubahan bahasa pemograman website tersebut. Oleh karena itu, terjadinya interaksi pun jarang sekali, sehingga dapat dikatakan seperti brosur online karena informasi yang diberikan juga terbatas.
Kelebihan dan Kekurangan dari Website Dinamis dan Website Statis:

Website Dinamis
Website Statis
Kelebihan
Kekurangan
Kelebihan
Kekurangan
Tampilannya menarik
Lebih kompleks, sehingga sulit dalam pencarian Search Engine
Tidak perlu keahlian pemrograman untuk membuat halaman statis
Tampilannya kurang menarik
Konten dan layout dapat berubah-ubah
 
Dapat dilihat langsung oleh web browser tanpa membutuhkan aplikasi server
Kontennya statis, tidak berubah-ubah
Menggunakan dynamic html (DHTML)
 
Lebih mudah untuk website development menggunakan bahasa pemograman HTML
Terbatas dalam interaksi dengan klien
Menggunakan pemrograman server untuk mengatur perubahan data
 
 
Tidak menggunakan database
Dapat menggunakan CMS untuk mengubah konten website
 
 
Tidak menggunakan pemrograman PHP di server
Konten halaman dan Layout halaman dibuat terpisah, sehingga loading halaman lebih cepat
 
 
 
Dapat menggunakan database untuk menyimpan konten
 

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN WIRELESS, SATELIT, DAN KAPASITOR BANDWITH


1. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN WIRELESS 


Kekurangan wireless, antara lain :

1. Kualitas sinyal akan dipengaruhi oleh provokasi udara, artinya kualitas koneksi saat cuaca bagus akan berbeda  dengan kualitas koneksi saat cuaca buruk (jika digunakan diluar gedung) dan akan dipengaruhi oleh batas-batas dinding gedung.
2. Mahal dalam investasi jika dibanding dengan menggunakan kabel.
3. Kemungkinan penyadapan koneksi lebih besar terjadi dibanding menggunakan media kabel.
4. Biaya peralatan mahal
5. Keamanan data rentan
6. Interferensi gelombang radio
7. Delay (kelambatan) yang sangat besar
8. Produk dari produsen yang berbeda kadang-kadang tidak kompatibel.

Kelebihan Wireless, antara lain :

1. Biaya pemeliharaan murah
2. Pembagunan jaringan cepat
3. Mudah dikembangkan
4. Mudah dan murah untuk direlokasi
5. Infrastruktur berdimensi kecil
6. Berbagi sumber file dapat dipindah-pindahkan dengan mudah tanpa menggunakan kabel.
7. Mudah untuk di-setup dan handal sehingga cocok untuk pemakaian di kantor atau di rumah. 
  
2.  KELEBIHAN DAN KEKURANGAN SATELIT 

Kelebihan Media Satelite, yaitu :
1.   Koneksi dimana saja. Tidak perlu LOS (Line of Sigth) dan tidak ada masalah dengan jarak,
2.   Jangkauan cakupannya yang luas baik nasional, regional maupun global,
3. Pembangunan infrastrukturnya relatif cepat untuk daerah yang luas, dibanding teresterial,
4.  Komunikasi dapat dilakukan baik titik ke titik maupun dari satu titik ke banyak titik secara broadcasting, multicasting,
5.   Kecepatan bit akses tinggi dan bandwidth lebar,
6.   VSAT bisa dipasang dimana saja selama masuk dalam jangkauan satelite,
7.  Handal dan bisa digunakan untuk koneksi voice, video dan data, dengan menyediakan bandwidth yang lebar,
8. Jika ke internet jaringan akses langsung ke ISP/ NAP router dengan keandalannya mendekati 100%,
9.  Sangat baik untuk daerah yang kepadatan penduduknya jarang dan belum mempunyai infrastuktur telekomunikasi.
Kekurangan Media Satelite, yaitu :
1. Besarnya throughput akan terbatasi karena delay propagasi satelite geostasioner. Kini berbagai teknik protokol link sudah dikembangka sehingga dapat mengatasi problem tersebut. Diantaranya penggunaan Forward Error Correction yang menjamin kecilnya kemungkinan pengiriman ulang,
2. Waktu yang dibutuhkan dari satu titik di atas bumi ke titik lainnya melalui satelite adalah sekitar 700 milisecond (latency), sementara leased line hanya butuh waktu sekitar 40 milisecond. Hal ini disebabkan oleh jarak yang harus ditempuh oleh data yaitu dari bumi ke satelite dan kembali ke bumi. Satelite geostasioner sendiri berketinggian sekitar 36.000 kilometer di atas permukaan bumi.
3. Sangat sensitif cuaca dan Curah Hujan yang tinggi, Semakin tinggi frekuensi sinyal yang dipakai maka akan semakin tinggi redaman karena curah hujan.
4. Rawan sambaran petir.

3. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN FIBER OPTIK

Terdapat beberapa kelebihan dari Fiber Optik:
  1. Mempunyai lebar pita frekuensi (bandwidth) yang lebar. Frekuensi pembawa optik sekitar 1013 hingga 1016 Hz hal ini mendeteksi sinar infra merah. Bekerja pada daerah frekuensi tinggi maka jumlah informasi yang dibawa akan lebih banyak
  2. Dapat menyalurkan informasi dengan kecepatan sangat tinggi. Dengan kemampuan fiber OPTIK dalam menyalurkan sinya l frekuensi tinggi sangat cocok dengan pengiriman sinyal digital pada sistem multipleks digital dengan kecepatan dari beberapa Mb/s hingga Gb/s
  3. Diameter kabel fiber optik lebih kecil dibandingkan dengan kabel tembaga dan juga lebih ringan
  4. Redaman kecil sehingga ruas pengulang menjadi lebih panjang. Perkembangan serat optik saat ini telah menghasilkan produksi dengan redaman yang sangat rendah dibandingkan dengan kabel yang terbuat dari tembaga
  5. Aman dari bahaya listrik. Terbuat dari kaca atau plastik sehingga tidak dapat dialiri arus listrik sehingga terhindar terjadinya hubungan pendek
  6. Tahan temperature tinggi. Bahan silica mempunyai titik leleh kira-kira 1900° C dan ini sangat jauh diatas titik leleh tembaga hingga cocok dipergunakan pada daerah yang rawan terhadap temperature tinggi.
Selain beberapa kelebihannya fiber optic juga terdapat beberapa kelemahan :
  1.  Tidak dapat menyalurkan energy listrik. Hal ini mengakibatkan tidak dapat memberikan catuan pada pemasangan repeater
  2.  Relative sulit saat instalasi. Kabel fiber OPTIK seperti waktu penyambungan, pemasangan konektor lebih memerlukan ketelitian
  3.  Kurang tahan terhadap tekanan mekanis dibandingkan kabel tembaga. Konstruksi fiber OPTIK cukup lemah maka dalam pemakaiannya diperlukan lapisan penguat sebagai proteksi dan karakteristik transmisi dapat berubah bila terjadi tekanan dari luar yang berlebihan
  4. Perlu proteksi mata untuk teknisinya

PERBEDAAN SERI WIRELESS A, B, G, N







1. 802.11a
Standar wireless network dengan maksimum data transfer rate 54 Mbps dan bekerja pada frekuensi 5 GHz.
2. 802.11b
Standar wireless network dengan maksimum data transfer rate 11 Mbps dan bekerja pada frekuensi 2,4 GHz.
3. 802.11g
Standar wireless network dengan maksimum data transfer rate 54 Mbps (typical 200 Mbps) dan bekerja pada frekuensi 2,4 GHz. Dengan backward compatibility berperangkat 802.11b

4. 802.11n
Standar wireless network dengan maksimum data transfer rate 600 Mbps dan bekerja pada frekuensi 2,4 GHz atau 5 GHz.

Berikut  beberapa perbedaan, keuntungan dan kekurangan dari masing-masing standart Wireless yang ada.
802.11
IEEE (Institue of Electrical and Electronics Engineer) membuat standart WLAN pertama pada tahun 1997. Standart pertama disebut standart 802.11 .Namun standart 802.11 ini hanya mendukung maximum bandwidth 2 Mbps, terlalu lambat untuk banyak aplikasi yang ada saat itu. Karena alasan tersebut, produk dengan standart 802.11 tidak lagi di produksi
802.11b
Kemudian oleh IEEE kembali standart 802.11 di kembangkan dan pada bulan juli 1999 standart 802.11b dikeluarkan. Standart 802.11b ini mendukung maximum bandwidth 11 Mbps, dibanding dengan kecepatan ethernet standart saat itu.
802.11b menggunakan frekuensi gelombang radio 2.4 Ghz yang tidak di regulasi penggunaannya seperti standart 802.11 . Karena tidak di regulasi penggunaan gelombang radio 2.4 Ghz, peralatan berstandart 802.11b dapat mengalami interferensi/ gangguan sinyal dari oven microwave, telepon wireless, dan peralatan lainnya yang menggunakan frekuensi gelombang yang sama. Namun interferensi ini dapat diatasi dengan memasang peralatan 802.11b dengan jarak tertentu.
  • Keuntungan 802.11b  - Biaya produksi rendah, range sinyal bagus dan tidak mudah terhalang
  • Kerugian 802.11b - Kecepatan maximum transfer paling rendah (11 Mbps), mudah terinterferensi oleh sinyal dari peralatan lain yang menggunakan frekuensi 2.4 Ghz
802.11a
Saat 802.11b sedang dalam pengembangan, IEEE membuat pengembangan berikutnya dari standart 802.11 yang di sebut 802.11a . Namun yang mendapatkan popularitas adalah standart 802.11b, walaupun dikembangkan pada waktu yang bersamaan. Hal ini karena biaya produksi peralatan 802.11a yang lebih tinggi sehingga pasar lebih memilih biaya yang lebih rendah yaitu 802.11b. Karena biaya yang tinggi, peralatan dengan standart 802.11a biasa ditemukan pada jaringan milik Bisnis / Perusahaan dimana standart 802.11b lebih banyak di temukan pada pasar pengguna rumahan,
802.11a mendukung bandwidth sampai dengan 54 Mbps dan menggunakan frekuensi 5 Ghz yang di regulasi. Frekuensi yang lebih tinggi ini memperpendek jangkauan sinyal dari standart 802.11a ini. Frekuensi yang lebih tinggi berarti sinyal dari peralatan 802.11a memiliki kesulitan dalam menembus tembok dan halangan lainnya dibandingkan dengan standart 802.11b yang memiliki frekuensi lebih rendah.
Karena 802.11a dan 802.11b menggunakan frekuensi radio yang berbeda, kedua standart tersebut tidak saling mendukung. Beberapa vendor menerapkan standart 802.11a/b pada peralatan yang mereka buat, namun pada saat implementasi, perlatan harus menentukan standart mana yang digunakan.
  • Keuntungan 802.11a - Memiliki kecepatan maximal 54 Mbps; Frekuensi yang diregulasi mencegah interferensi sinyal dari peralatan lainnya.
  • Kerugian dari 802.11a - Harga lebih tinggi ; Jangkauan sinyal yang pendek yang mudah terganggu oleh halangan
802.11g
 Pada tahun 2002 dan 2003, dipasaran terdapat produk Wireless yang mendukung standart baru 802.11g. 802.11g mencoba mengkombinasikan kelebihan dari standart 802.11a dan 802.11b dalam satu standart. 802.11g mendukung bandiwth 54 Mbps dan bekerja pada frekuensi 2.4 Ghz untuk jarak jangkauan sinyal yang lebih baik. 802.11g compatible dengan peralatan 802.11b dan dapat saling berkomunikasi.
  • Keuntungan 802.11g - Kecepatan maximum 54 Mbps; Jangkauan sinyal lebih baik dan tidak mudah terhalang
  • kerugian 802.11g  - Harga lebih tinggi daripada 802.11b; Frekuensi yang tidak diregulasi
802.11n
Standart terbaru di dunia Wireless adalah 802.11n. standart ini dibuat untuk meningkatkan kinerja stanadrt 802.11g pada jumlah maximum bandwidth yang didukung dengan memanfaatkan antena wireless lebih dari satu ( MIMO ).
Standart 802.11n ini mendukung maximum bandwidth sampai 100 Mbps. Peralatan berstandart 802.11n ini juga memberikan jangkauan sinyal yang lebih baik daripada standart lain sebelumnya, karena sinyal yang lebih dari satu. Peralatan 802.11n dapat berkomunikasi dengan peralatan 802.11g.
  • Keuntungan 802.11n  - Kecepatan maximum tertinggi 100 Mbps dan jangkauan sinyal terbaik ; lebih tahan terhadap interferensi dari sumber lain
  • Kerugian 802.11n - Standart belum Final ; Biaya lebih tinggi daripada 802.11g ; Penggunaan sinyal lebih dari 1 dapat menigkatkan interferensi dengan jarigan 802.11b/g terdekat
Bagaimana dengan standart 802.11 lainnya. Tentu ada standart lain seperti :
  • Bluetooth
    Merupakan teknologi Wireless lainnya yang pengembangannya berbeda dari standart 802.11. Bluetooth mendukung jarak yang pendek (kurang lebih 10 meter) dan memiliki bandwidth rendah ( 1-3 Mbps) di kembangkan untuk peralatan jaringan dengan power rendah seperti handphone misalnya. Biaya produksi Bluetooth juga lebih rendah, maka tidak heran banyak vendor yang mengintegrasikan teknologi Bluetooth ke peralatan produksi mereka seperti laptop, handphone, speaker, music player, telepon , dll.
  • WiMax
    Teknologi WiMax juga dikembangkan secara terpisah dari Wi-Fi yang mengikuti standart 802.11 . WiMax di desain untuk interkoneksi jaringan jarak jauh ( menjangkau Kilometer) dibandingkan dengan jaringan area lokal.
Dengan demikian dapat disimpulkan mana yang lebih baik dari semua teknologi Wireless yang ada. Pada saat anda hendak memilih peralatan jaringan Wireless cukup lihat spesifikasi yang disediakan apakah 802.11b / 802.11g /802.11n
Tentunya harga juga menentukan performance dari peralatan tersebut, karena dengan harga lebih mahal, komponen yang digunakan jauh lebih berkualitas dan tahan bila dioperasikan 24 jam.
Untuk penggunaan rumahan , cukup menggunakan standart 802.11b /g . Namun untuk penggunaan bisnis semisal cafe/ warnet yang membutuhkan jangkauan yang lebih baik, bisa menggunakan peralatan berstandart 802.11n .

CARA KERJA SEARCH ENGINE (MESIN PENCARI)



CARA KERJA SEARCH ENGINE (MESIN PENCARI)
http://syafiudin101192.files.wordpress.com/2013/04/search_engine_image.jpg

CARA KERJA SEARCH ENGINE (MESIN PENCARI) syafiudin101192 - Mesin pencari atau Search engine adalah program komputer yang dirancang untuk melakukan pencarian atas berkas-berkas yang tersimpan dalam layanan www, ftp, publikasi milis, ataupun news group dalam sebuah ataupun sejumlah komputer peladendalam suatu jaringan. Search engine merupakan perangkat pencari informasi dari dokumen-dokumen yang tersedia. Hasil pencarian umumnya ditampilkan dalam bentuk daftar yang seringkali diurutkan menurut tingkat akurasi ataupun rasio pengunjung atas suatu berkas yang disebut sebagai hits. Informasi yang menjadi target pencarian bisa terdapat dalam berbagai macam jenis berkas seperti halaman situs web, gambar, ataupun jenis-jenis berkas lainnya.
Cara kerja mesin pencari
Mesin pencari web bekerja dengan cara menyimpan informasi tentang banyak halaman web, yang diambil langsung dari WWW. Halaman-halaman ini diambil dengan web crawler — browser web otomatis yang mengikuti setiap pranala/link yang dilihatnya. Isi setiap halaman lalu dianalisis untuk menentukan cara indeks-nya (misalnya, kata-kata diambil dari judul, subjudul, atau field khusus yang disebut meta tag). Data tentang halaman web disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya. Sebagian mesin pencari, seperti Google, menyimpan seluruh atau sebagian halaman sumber (yang disebut cache) maupun informasi tentang halaman web itu sendiri.
Selain halaman web, Mesin pencari juga menyimpan dan memberikan informasi hasil pencarian berupa pranala yang merujuk pada file, seperti file audio, file video, gambar, foto dan sebagainya, serta informasi tentang seseorang, suatu produk, layanan, dan informasi beragam lainnya yang semakin terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi.
Ketika seseorang mengunjungi mesin pencari dan memasukkan query, biasanya dengan memasukkan kata kunci, mesin mencari indeks dan memberikan daftar halaman web yang paling sesuai dengan kriterianya, biasanya disertai ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan kadang-kadang sebagian teksnya.
Ada jenis mesin pencari lain: mesin pencari real-time, seperti Orase. Mesin seperti ini tidak menggunakan indeks. Informasi yang diperlukan mesin tersebut hanya dikumpulkan jika ada pencarian baru. Jika dibandingkan dengan sistem berbasis indeks yang digunakan mesin-mesin seperti Google, sistem real-time ini unggul dalam beberapa hal: informasi selalu mutakhir, (hampir) tak ada pranala mati, dan lebih sedikit sumber daya sistem yang diperlukan. (Google menggunakan hampir 100.000 komputer, Orase hanya satu.) Tetapi, ada juga kelemahannya: pencarian lebih lama rampungnya.
Manfaat mesin pencari bergantung pada relevansi hasil-hasil yang diberikannya. Meskipun mungkin ada jutaan halaman web yang mengandung suatu kata atau frasa, sebagian halaman mungkin lebih relevan, populer, atau autoritatif daripada yang lain. Kebanyakan mesin pencari menggunakan berbagai metode untuk menentukan peringkat hasil pencarian agar mampu memberikan hasil “terbaik” lebih dahulu. Cara mesin menentukan halaman mana yang paling sesuai, dan urutan halaman-halaman itu diperlihatkan, sangat bervariasi. Metode-metode nya juga berubah seiring waktu dengan berubahnya penggunaan internet dan berevolusinya teknik-teknik baru.
Sebagian besar mesin pencari web adalah usaha komersial yang didukung pemasukan iklan dan karenanya sebagian menjalankan praktik kontroversial, yaitu membolehkan pengiklan membayar agar halaman mereka diberi peringkat lebih tinggi dalam hasil pencarian.
Proses Pencarian
Melakukan pencarian dokumen yang dimuat pada suatu situs bisa begitu mudah dan kelihatannya mungkin sulit juga. apalagi mengignat begitu menyebarnya informasi dimana-mana, bahkan University of Calofornia menyebutkan saat ini telah terdapat lebih dari 50 milyar halaman web di internet, meskipun tidak ada ada satupun yang benar-benar tahu jumlah persisnya.
kesulitan yang mungkin terjadi adalah karena WWW tersebut tidak terdata dalam bentuk yang terstandardisasi isinya. tidak sama halnya dengan katalog yang ada di perpustakaan, yang memiliki standardisasi secara mendunia berdasarkan subjek dari judul buku, meskipun jumlahnya juga tidak sedikit.
Dalam pencarian di web, pengguna selalu memperkirakan kata apa yang di kira-kira terdapat pada halaman yang ingin anda temukan. atau kira-kira apa subjek yang dipilih oleh seseorang untuk mengelolah halaman situs yang mereka kelola, topik apa saja kira-kira yang di bahas.
Jika pengguna melakukan apa yang dikenal dengan pencarian pada halaman web, sebenarnya tidaklah melakukan pencarian. tidak mungkin melakukan pencarian di WWW secara langsung.
Pada web benar-benar terdiri dari banyak sekali halaman web yang ingin disimpan dari berbagai server diseluruh dunia. Komputer pengguna tidak langsung melakukan pencarian kepada seluruh komputer tersebut secara langsung.
Apa yang mungkin pengguna lakukan hanyalah melalui komputer untuk mengakses satu atau lebih perantara yang disebut dengan alat bantu pencarian yang ada saat ini. Melakukan pencarian pada alat bantu itu tadi ke database yang dimiliki. data base tersebut mengkoleksi situs-situs yang ditemukan dan simpan.
alat bantu pencarian ini menyediakan hasil pencarian dalam bentuk hypertext link dengan URL menuju halaman lainnya. ketika anda klik link ini, dan menuju ke alamat tersebut maka dokumen, gambar, suara dan banyak lagi bentuk lainnya yang ada pada server tersebut disediakan, sesuai dengan informasi yang terdapat di dalamnya. layanan ini bisa menjangkau ke manapun di seluruh dunia.
Prinsip Umum Dari mesin pencari
Sistem kinerja mesin ini ada beberapa hal yang perlu di perhatikan terutama keterkaitannya dengan masalah arsitekrut dan mekanismenya.
Spider
Merupakan program yang men-download halaman-halaman yang mereka temukan, mirip dengan browser. Perbedannya adalah bahwa browser menapilkan secara langsung informasi yang ada (baik tekas, gambar, dll). Untuk kepentingan manusia yang menggunakannya pada saat itu, sedangkan spider tidak melakukan untuk menampilkan dalam bentuk yang terlihat seperti itu, karena kepentingannya adalah untuk mesin, bukan untuk manusia, spider pun dijalankan oleh mesin secara otomatis. Kepentingannya adalah untuk mengambil halaman-halaman yang dikunjunginya untuk disimpan kedalam database yang dimiliki oleh search engine.
Crawler
Merupakan program yang dimiliki search engine untuk melacak dan menemukan link yang terdapat dari setiap halaman yang ditemuinya. Tugasnya adalah untuk menentukan spoder harus pergi kemana dan mengevaluasi link berdasarkan alamat yang ditentukan dari awal. Crawler mengikuti link dan mencoba menemukan dokumen yang belum dikenal oleh search engine.
Indexer
Komponen ini melakukan aktifitas untuk menguraikan masing-masing halaman dan meneliti berbagai unsur, seperti teks, headers, struktur atau fitur dari gaya penulisan, tag HTML khusus, dll.
Database
Merupakan tempat standar untuk menyimpan data-data dari halaman yang telah dikunjungi, di-download dan sudah dianalisis. kadang kala disebut juga dengan index dari suatu search engine.
Result Engine
Mesin yang melakukan penggolongan dan penentuan peringkat dari hasil pencarian pada search engine. Mesin ini menentukan halaman mana yang menemui kriteria terbaik dari hasil pencarian berdasarkan permintaan penggunanya, dan bagaimana bentuk penampulan yang akan ditampilkan.
Proses ini dilaksanakan berdasarkan algoritma perangkingan yang dimiliki oleh search engine tersebut, mengikuti kaidah perangkingan hakaman yang dipergunakan oleh mereka adalah hak mereka, para peneliti mempelajari sifat-sifat yang mereka gunakan, terutama untuk meningkatkan pencarian yang dihasilkan oleh serach engine tersebut.
Web Server
Merupakan komponen yang melayani permintaan dan memberikan respon balik dari permintaan tersebut. Web Server ini biasanya menghasilkan informasi atau dokumen dalam format HTML. Pada halaman tersebut tersedia layanan untuk mengisikan kata kunci pencarian yang diinginkan oleh usernya. Web Server ini juga bertanggung jawab dalam menyampaikan hasil pencarian yang dikirimkan kepada komputer yang meminta informasi.
Beginilah Cara Kerja Mesin Pencari Google

Google baru saja meluncurkan sebuah situs baru yang dinamakan “How Search Works”. Melalui situs ini, pengguna dapat menemukan berbagai grafik dan juga animasi yang menarik. Melalui animasi ini, Google berhasil menjelaskan proses pencarian dengan cara yang sangat mudah untuk dipahami.
Secara garis besar, ada tiga langkah yang dilakukan oleh sistem pencarian Google. Ketiga langkah tersebut adalah Crawling & Indexing, Algoritma, dan Fighting Spam.
Sistem Google akan memulai proses pencarian dengan mencari kata yang diinginkan oleh pengguna ke sekitar 30 triliun halaman situs yang ada di dunia maya.
Setelah selesai mencari, kata-kata tersebut akan dibuatkan indeks. Saat proses indexing selesai dikerjakan, proses algoritma super-rumit akan mulai bekerja memilah-milah konten mana yang diprediksi paling sesuai dan akhirnya sistem akan menampilkan hasilnya kepada pengguna.


Hebatnya, semua proses pencarian tersebut dilakukan dengan waktu supercepat, yaitu sekitar 1/8 detik saja.


Selain proses tersebut, Google juga menghadirkan beberapa slide yang mengungkapkan bagaimana sistem mampu melawan situs berisikan spam atau pesan sampah. Dalam slide ini, Google membeberkan cara mereka menghapus dan bagaimana cara mereka bertarung dengan spam.